Pendidikan Anak Usia Dini

Cerita Kami


Pendidikan Anak Usia Dini di Sekolah Kembang terdiri atas kelas  Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak. Kelompok Bermain Kembang adalah cikal bakal Sekolah Kembang yang telah  berdiri sejak tahun 1974. Dengan pengaturan kelas yang fleksibel, guru-guru yang hangat, hingga kebebasan bermain, Sekolah Kembang memberikan lingkungan yang nyaman dan ramah bagi anak untuk belajar berbagai hal tentang diri sendiri maupun lingkungan mereka.

Seluruh kelas usia dini di Kembang adalah kelas lintas usia (mixed age) yang menerapkan pembelajaran tematik bersumber dari literatur anak.
Dalam setiap kelas, terdapat anak-anak dengan rentang usia antara 2 tahun - 4,5 tahun (Kelompok Bermain), atau 4,5 - 6,5 tahun (Taman Kanak-Kanak). Masing-masing kelas diampu dua orang guru kelas dengan jumlah murid maksimum 18 anak.
 

Sekolah Kembang menyadari pentingnya dasar yang kuat bagi anak untuk menjelajah dunia sekelilingnya. Dasar yang kuat ini terbentuk dari pemberian stimulasi yang beragam, untuk mengembangkan aspek motorik, kognitif, bahasa, hingga psikososial anak-anak.

Pendidikan Anak Usia Dini di Sekolah Kembang bertujuan membangun dasar tersebut tidak hanya untuk anak, tetapi, utamanya orang tua sebagai guru pertama dan utama anak-anak usia dini.

Pendidik anak usia dini di Kembang adalah konselor untuk keluarga.
Mereka akan berbagi pengalaman, pengetahuan, hingga masukan mengenai perkembangan dan pendidikan anak terkini kepada orang tua. Seluruh pendidikan kami berkomitmen mendampingi keluarga di setiap langkahnya, untuk mewujudkan keluarga Kembang yang bahagia dan berdaya.

Bermain di Kembang



Sekolah Kembang memandang anak sebagai seorang individu yang mampu, memiliki tekad, potensi, dan keinginan. 

Anak-anak akan terlibat aktif dalam perencanaan, pembuatan keputusan, 

hingga pelaksanaan kegiatan belajar mereka sejak dini.

Sentra Belajar

Sentra Belajar memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memuaskan rasa ingin tahu mereka secara mandiri. Sentra belajar mengasah kemampuan anak untuk membuat keputusan, belajar dari pengalaman konkret, berkomunikasi dengan orang lain, hingga melakukan negosiasi. 

Literasi 

Kegiatan belajar di PAUD Kembang bersumber dari buku otentik atau literatur anak-anak. Para pendidik menggunakan beragam buku untuk menyajikan kegiatan yang bermakna bagi anak-anak. Kegiatan yang dirancang dapat dinikmati dan dipahami dengan mudah karena konteks yang dekat dengan keseharian anak-anak.

Keterampilan Hidup 

Kelompok Bermain mengajarkan keterampilan hidup praktis yang mereka temui dalam keseharian di rumah maupun lingkungan sekelilingnya. Seperti, mencuci dan menjemur pakaian, membereskan mainan, dan berkomunikasi dengan orang lain. 

Memasak

Apalah artinya Kelompok Bermain Kembang tanpa tradisi membuat roti? 

Membuat roti adalah salah satu kegiatan bermakna yang menjadi kegemaran dan meninggalkan kenangan yang mendalam bagi anak-anak Kembang. Pada hari-hari tertentu, anak-anak akan membuat roti manis yang dihiasi pelengkap kesukaan mereka. Roti ini kemudian dinikmati bersama di kelas. 

Fleksibilitas Belajar dari Rumah


Kegiatan di PAUD Kembang saat ini dapat dijalankan sesuai dengan rutinitas keluarga. Setiap keluarga dapat merancang jadwal hingga memodifikasi rekomendasi kegiatan yang diberikan, sesuai dengan kebiasaan dan ritme kehidupan keluarga. Tujuan utama kegiatan belajar adalah pemenuhan stimulasi yang beragam untuk anak.