Sekolah Nasional 

Kembang adalah sekolah nasional yang menggunakan kurikulum nasional di semua jenjang. 

Tim pendidik Kembang mengembangkan isi kurikulum menjadi tema-tema yang sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan budaya Kembang. Setiap tema dirancang dengan memperhatikan jenjang usia, capaian keterampilan belajar, dan minat anak-anak. 


Pembelajaran Berbasis Projek

Seluruh unit pendidikan di Kembang menerapkan pembelajaran berbasis projek. 

Mulai dari unit Pendidikan Anak Usia Dini, hingga program setara SMP. 

Model pembelajaran ini sesuai dengan prinsip utama mendengarkan suara anak. 

Anak-anak memiliki kebebasan untuk memilih apa yang ingin mereka pelajari, belajar dengan cara yang sesuai untuk mereka, dan bertanggung jawab melaksanakan pilihan tersebut. 

Budaya Literasi

Buku adalah bagian penting dari kehidupan di Kembang. 

Kami belajar menggunakan dan bersumber pada sumber-sumber dan buku otentik: naskah akademik, buku referensi, novel, hingga buku cerita anak-anak. 

Anak-anak di kelas memiliki rutinitas membaca buku, baik dibacakan, membaca mandiri, maupun membaca bersama. Rutinitas ini dibarengi kebiasaan berdiskusi, membicarakan isi buku, menebak akhir cerita, hingga melakukan kegiatan yang terinspirasi oleh buku-buku tersebut. 

Sekolah Kembang memiliki daftar buku rujukan yang dapat digunakan anak-anak di kelas maupun oleh Keluarga Kembang di rumah. 

Bahasa Indonesia

Kembang adalah sekolah berbahasa Indonesia. 

Kami menggunakan bahasa Indonesia dalam kegiatan belajar sehari-hari, percakapan di lingkungan sekolah, hingga buku-buku rujukan yang kami gunakan. 

Kami juga menggunakan sapaan Bapak, Ibu, dan anak-anak dalam percakapan sehari-hari.